Mengapa Plat Luar Kota (Daerah) Tidak Bisa Digadai?

850 views

Saya penasaran karena banyak lembaga gadai resmi khususnya di Jakarta yang tidak menerima agunan bpkb atau unit dengan kondisi plat luar kota (daerah). Kebijakan ini juga diikuti layanan leasing (pembiayaan konsumen) yang sama di kota-kota di Indonesia. Kadang saya berfikir apakah hal ini termasuk ketidak-adilan? Tetapi kembali lagi bahwa ini adalah suatu hak bagi sebuah perusahaan menentukan jenis program yang disediakan bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil wawancara saya kepada beberapa penyedia program pinjaman dana secara tunai dengan sistem gadai di ibukota, maka ada beberapa poin utama atas kebijakan plat luar kota atau luar daerah tidak bisa dijadikan jaminan. Salah satunya melalui informasi portal Tuas D. Di dalam mengambil kebijakan program pembiayaan, pusat gadai di area Jakarta tersebut tidak melayani nasabah dengan kondisi agunan dengan plat nopol bukan dari daerah setempat dengan alasan sebagai berikut:

  1. Resiko bisnis. Berdasarkan pengalaman mereka menerima permohonan pegadaian bpkb, resiko kredit bermasalah cukup banyak terjadi pada kondisi kendaraan luar kota.
  2. Kesulitan pengecekan keabsahan. Seperti kita ketahui bersama bahwa pengelolaan kantor Samsat di bawah kendali pemerintah daerah. Institusi ini juga menangani penerbitan surat tanda kendaraan bermotor. Jika kendaraan berasal dari luar Jakarta, maka pengecekan keabsahan BPKB dan STNK menjadi sulit terkait karena harus melakukan pengecekan ke daerah asal.
  3. Kendaraan dengan plat nomer luar kota identik dengan kondisi identitas pemilik yang juga bukan dari daerah setempat. Biasanya, nasabah seperti ini bukanlah penduduk permanen suatu kota. Perusahaan dengan gerak usaha pembiayaan konsumen pada umumnya menganggap bahwa calon nasabah dengan alamat yang tertera pada identitas berbeda dengan alamat domisili, memiliki potensi wanprestasi yang cukup tinggi dan sulit dilacak keberadaannya jika terjadi masalah.
  4. Berdasarkan data dari Tuas D, kendaraan dengan plat nomer luar daerah sulit dibuktikan kepemilikan sah-nya, khususnya untuk kendaraan yang belum dibalik nama. Jika kendaraan dengan plat identitas kota setempat, maka lebih mudah ditelusuri siapa pemilik asal.
  5. Masih terkait dengan poin di atas, rekam jejak kasus pada kendaraan tidak dapat terdeteksi jika berasal dari kota lain. Apakah sebelumnya pernah terjadi kasus sengketa, kecelakaan, dan lain-lain. Pihak layanan gadai melakukan antisipasi dengan melarang cover program plat daerah lain supaya tidak ada permasalahan serius di masa mendatang.

Demikianlah informasi bagi calon nasabah pinjaman dana tunai, khususnya yang ingin menggadaikan bpkb kendaraan bermotor yang dimilikinya, yang terbentur kebijakan perusahaan pusat gadai. Kondisi plat luar kota yang dilarang sebagai agunan ini memang cukup menyulitkan bagi anda yang terdesak masalah finansial, yang memiliki jaminan kendaraan dengan Nopol bukan dari daerah setempat. Harap menjadi maklum.

Tags: #artikel #bisnis #pinjaman #pinjaman uang