Pendapat Masyarakat Semarang Terhadap Pegadaian

674 views

Dalam suatu seminar yang diselenggarakan rekan-rekan saya secara tertutup tentang bisnis keuangan di kota Semarang, terungkap bahwa minat masyarakat di dalam meminjam uang tunai cukup tinggi. Salah satu solusi tempat meminjam uang adalah melalui pegadaian Semarang baik yang dikelola swasta maupun BUMN negara. Pendapat mereka secara umum terhadap lembaga ini sangat positif.

Kehadiran layanan gadai dianggap sebagai salah satu solusi jitu terhadap masalah kesulitan uang karena proses yang cepat. Keberadaan jaminan merupakan salah satu faktor utama perusahaan seperti ini mengucurkan kredit dana tunai di kota Semarang. Jika kebutuhan seperti ini dilayani oleh bank saja, maka prosesnya relatif lebih lama. Padahal, kebutuhan uang sangat mendesak.

Barang yang dapat dijaminkan di pegadaian Semarang pada umumnya gadai bpkb mobil baik sepeda motor.. Sedangkan di tempat gadai BUMN, layanannya lebih bervariasi lagi. Mereja juga dapat menerima agunan perhiasan maupun elektronik. Jika lembaga tersebut berbentuk BPR, maka jaminan sertifikat rumah dan tanah juga dapat dilayani.

Pendapat masyarakat kota Semarang terhadap kehadiran pegadaian yang positif ini juga dapat tercermin pada pertumbuhan jumlah pebisnis yang melayani jasa gadai. Saat ini jumlahnya ada puluhan untuk yang resmi berstatus perusahaan. Jika dihitung dengan pegadaian perorangan, maka jumlahnya bisa ratusan. Penyuplai dana yang besar ini tidak mungkin terjadi di kota Semarang, jika demand-nya kecil. Bahkan jika seseorang membutuhkan dana pinjaman sebesar 10 juta, maka hal pertama yang mereka pikirkan adalah menggadaikan barang di pegadaian. Pemikiran yang sudah teridentik ini menjadikan persaingan jasa gadai di kota ini menjadi sangat ketat.

Tags: #pegadaian semarang